Pemerintah Bakal Revisi UU Koperasi

KLATEN (KRjogja.com) – Menteri Koperasi dan UKM Syarifuddin Hasan mencatat ada 192 ribu koperasi di Indonesia dengan jumlah anggota lebih dari 33 juta orang. Dari jumlah tersebut, tentu diharapkan benar-benar mampu membantu perekonomian masyarakat.

“Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) saat ini dalam proses revisi UU tersebut. Nantinya disana diatur tentang bagaimana sistem usaha dalam koperasi. Sebab selama ini berdasarkan data kami, banyak calon anggota koperasi yang terlibat dalam simpan pinjam. Kedepan, hal ini tidak akan terjadi. Hanya anggota saja yang dilayani,” kata Menkop.

Keberadaan koperasi ini, diharapkan Menkop mampu menekan angka kemiskinan dan pengangguran di Indonesia. Hingga saat ini, 6,3 persen dari 241 juta jiwa penduduk Indonesia masih menganggur. Sementara itu angka kemiskinannya mencapai 11,9 persen. Diharapkan pada tahun 2014 nanti, jumlah pengangguran bisa dibawah 5 persen dan kemiskinan dapat ditekan menjadi kurang dari 10 persen.

“Banyak hal yang dapat dilakukan agar angka kemiskinan dan pengangguran bisa berkurang. Salah satunya dengan berperan aktif dalam kegiatan pengembangan usaha mikro kecil dan menengah. Termasuk berpartisipasi dalam mengembangkan koperasi. Sebab koperasi merupakan salah satu soko guru perekonomian Indonesia,” tegas politisi dari Partai Demokrat ini.

Dalam kesempatan itu Menkop juga mengutarakan, berdasarkan data tahun 2011 pendapatan per kapita masyarakat Indonesia masih sekitar 3.542 dolalr AS. Pendapatan tersebut masih terus meningkat asalkan masyarakat bersedia lebih berpartisipasi dalam kegiatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah. (Awh)